Dewi Kartika

Dewi Kartika

Dewi Kartika

Dewi Kartika

Dewi Kartika

Dewi Kartika

Dewi Kartika

Dewi Kartika

Dewi Kartika

Dewi Kartika

21 Des 2014

Media Besar Berbohong Diterima Sebagai Kebenaran, Media Kecil Mengungkap Kebenaran Dicap Hoax

Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kepada teman-teman yang inbox untuk memberi support dan katanya selalu menunggu tulisan-tulisan saya. Kali ini saya ingin membahas mengenai media massa di Indonesia.
Peran media sebagai pilar bangsa mempunyai peran sangat strategis dalam mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara terutama dalam membentuk karakter dan opini masyarakat. Media yang semestinya menjadi sarana untuk mencerdaskan masyarakat saat ini lebih banyak digunakan untuk menyesatkan isue agar dapat digunakan untuk kepentingan pihak-pihak tertentu.

8 Des 2014

Keajaiban Nyamuk dalam Al-Quran

Allahu Akbar !!
Nyamuk adalah makhluk kecil yang biasa !!! Allah SWT memberi kita contoh dalam Quran, untuk menunjukkan kepada kita bagaimana makhluk kecil ini memiliki sifat yang sangat rumit
1- Nyamuk betina
2- Memiliki seratus mata di kepala
3- Memiliki 48 gigi di mulut
4- Dalam tubuhnya memiliki tiga Hati lengkap !!
5- memiliki enam pisau di hidung dan masing-masing pisau memiliki kegunaan khusus
6- Ada tiga sayap di setiap sisi
7- Dalam tubuh serangga ini terdapat mesin X-RAY digital, yang digunakan untuk membedakan kulit manusia dalam gelap, berwarna ungu
8- Tubuhnya juga berisi vaksin kecil yang bekerja sebagai anestesi lokal untuk membantu memasukkan duri dalam kulit manusia tanpa merasa sakit yang disebabkan karena menghisap darah

9 Des 2012

Gengam Yang Peduli Padamu

Percayalah seseorang...Yang mampu merasakan kesedihanmu dibalik senyumanmu, Yang mampu mengerti pikiranmu disaat engkau terdiam, Yang mampu merasakan kasih sayangmu disaat kemarahanmu, Kerana dialah yang akan bisa mengerti tentang dirimu... Terkadang engkau harus berlari jauh, agar engkau tahu siapa yang akan datang kepadamu... Terkadang engau harus berbicara pelan, agar engkau tahu siapa yang masih mau mendengarkanmu... Terkadang engkau harus melibatkan diri kedalam sebuah perbedaan, agar engkau tahu siapa yang masih akan membelamu... Terkadang engkau harus mencoba mengambil keputusan yang kurang tepat, agar engkau tahu siapa yang akan menunjukkanmu keputusan yang benar... Terkadang engkau harus melepaskan orang yang sangat engkau cintai, agar engkau tahu apakah dia akan kembali setia di sisimu... Sesungguhnya... Ketika kita pergi bersembunyi hanyalah untuk ditemukan, Ketika kita berjalan jauh hanyalah untuk melihat siapa yang masih setia mengikuti, Ketika kita menangis agar kita tahu siapa yang dengan ikhlas menghapus air mata kita... Dan dialah yang SEBENARNYA MASIH MEMPEDULIKAN KITA... (Diadopsi dari sumber asli : Qros Mayani

15 Apr 2012

Mengapa Kita Menolak RUU Kesetaraan Gender (4)

“MONYET SAJA TAHU!”
Oleh: Dr. Adian Husaini
Louann Brizendine, M.D., adalah seorang dokter syaraf di University of California, San Francisco, AS. Lulusan Fakultas Kedokteran Harvard ini belakagan popular melalui bukunya, berjudul The Female Brain dan The Male Brain. Melalui penelitian dan pengalamannya yang panjang, selama 25 tahun sebagai dokter, Brizendine menemukan bahwa sejak awal mula kelahirannya, laki-laki dan perempuan sudah memiliki berbagai perbedaan. Bukan hanya fisik, tetapi juga otak, sifat dan perilakunya.
Simaklah paparan Dokter Brizendine berikut ini:

26 Jan 2012

Aku Ingin Dicintai Karena Allah Suamiku...

Bismillahirrahmaanirrahiim
Suamiku...
Jika kau mencintaiku karena kecantikanku
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya
Kemudian aku bertanya…
Saat kecantikan itu memudar ditempuh usia
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?

Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu
Kemudian aku bertanya…
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka
Seberapa muram cintamu kan ada?

17 Jan 2012

Barat Lebih Brutal dari Dunia Islam


Seorang politikus dari partai CDU (Kristen-Demokrat) yang pernah 18 tahun duduk di parlemen Jerman, Jürgen Todenhöfer, telah membaca Quran. Setelah membaca, mengamati dan berpikir, Todenhöfer menulis. Hasilnya: sebuah buku “Feinbild Islam – Zehn Thesen gegen Hass” (Potret Buruk Islam - Sepuluh Tesis Anti Kebencian"), yang terbit di akhir tahun 2011. Berikut ringkasannya:

1. Barat Lebih „Brutal“ dari Dunia Islam Todenhöfer, dalam tesis pertama, mengingatkan fakta sejarah yang sering terlupa di dua abad terakhir. Barat jauh lebih brutal daripada dunia Muslim. Jutaan warga sipil Arab tewas sejak kolonialisme dimulai. Atas nama kolonialisasi, Prancis pernah membunuh lebih dari dua juta penduduk sipil di Aljazair, dalam kurun waktu 130 tahun. Atas nama kolonialisasi, Italia pernah menggunakan phosphor dan gas mustard untuk menghabisi penduduk sipil di Libya. Atas nama kolonialisasi, Spanyol juga pernah menggunakan senajata kimia di Marokko.

8 Jan 2012

Izinkanlah Hamba


Ya Allah...
Engkau telah mengizinkanku bertemu dengan seseorang dan aku jatuh cinta.
Maka jadikanlah aku menjadi yang terbaik baginya dan dia yang terbaik bagiku.
Aku hanyalah seorang istri yang memiliki banyak kekurangan
Tapi dibanyak kekuranganku aku bermohon pada-MU

Ya Allah...
Izinkanlah wajah ini menjadi kesenangan baginya.
Izinkanlah mata ini menjadi keteduhan baginya.
Izinkanlah pangkuan ini menjadi tempat melepas keresahan baginya.
Izinkanlah setiap perkataan hamba menjadi kesejukan baginya.

Ya Allah...
Izinkanlah setiap pelukan menjadi jalan untuk lebih mendekat kepada-Mu.

4 Mar 2010

Tidak Ada Yang Sia-Sia

Optimisme adalah memandang hidup ini sebagai persembahan terbaik. Tidak ada sesuatu yang terjadi begitu saja dan mengalir sia-sia. Pasti ada tujuan. Pasti ada maksud. Mungkin saja kita mengalami pengalaman buruk yang tak mengenakkan, maka keburukan itu hanya karena kita melihat dari salah satu sisi mata uang saja. Bila kita berani menenggok ke sisi yang lain, kita akan menemukan pemandangan yang jauh berbeda.

Kita tidak harus menjadi orang tersenyum terus atau menampakkan wajah yang ceria. Optimisme terletak di dalam hati, bukan hanya terpampang di muka. Jadilah optimis, karena hidup ini terlalu rumit untuk dipandang dengan mengerutkan alis.

Setiap tetes air yang keluar dari mata air tahu mereka mengalir menuju ke laut. Meski harus melalui anak sungai, selokan, kali keruh, danau dan muara, mereka yakin perjalanan mereka bukan tanpa tujuan. Bahkan, ketika menunggu di samudra, setiap tetes air tahu, suatu saat panas dan angin akan membawa mereka ke pucuk-pucuk gunung. Menjadi awan dan menurunkan hujan. Sebagian menyuburkan rerumputan, sebagian tertampung dalam sumur-sumur. Sebagian kembali ke laut. Adakah sesuatu yang sia-sia dari setiap tetes air yang kita temui di selokan rumah kita?

Alloh Berfirman " Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,(yaitu) orang-orang yang mengingat Alloh sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka".(QS.Al-Imron 190-191)